Hikmat dan Pengertian yang Benar

Kamis, 7 September 2017- Hari Biasa Pekan XXII

351

Kolose 1:9-14

Sebab itu sejak waktu kami mendengarnya, kami tiada berhenti-henti berdoa untuk kamu. Kami meminta, supaya kamu menerima segala hikmat dan pengertian yang benar, untuk mengetahui kehendak Tuhan dengan sempurna, sehingga hidupmu layak di hadapan-Nya serta berkenan kepada-Nya dalam segala hal, dan kamu memberi buah dalam segala pekerjaan yang baik dan bertumbuh dalam pengetahuan yang benar tentang Allah, dan dikuatkan dengan segala kekuatan oleh kuasa kemuliaan-Nya untuk menanggung segala sesuatu dengan tekun dan sabar, dan mengucap syukur dengan sukacita kepada Bapa, yang melayakkan kamu untuk mendapat bagian dalam apa yang ditentukan untuk orang-orang kudus di dalam kerajaan terang. Ia telah melepaskan kita dari kuasa kegelapan dan memindahkan kita ke dalam Kerajaan Anak-Nya yang kekasih; di dalam Dia kita memiliki penebusan kita, yaitu pengampunan dosa.

***

Epafras, seorang dari Kolose, percaya kepada Kristus setelah mendengarkan pengajaran Paulus di Efesus. Ia pun memberitakan Kristus kepada orang Kolose sehingga terbentuklah jemaat di kota itu.

Sejak pertama kali mendengar hal ini, Paulus tidak henti-hentinya berdoa untuk jemaat Kolose. Ia memohon kepada Tuhan agar Ia menganugerahkan hikmat dan pengertian yang benar kepada mereka. Hikmat dan pengertian ini mereka perlukan untuk mengetahui kehendak Tuhan dengan sempurna. Bila mereka mengetahui kehendak Tuhan, akan ada banyak hal positif dalam kehidupan jemaat:

(1) Jemaat akan menjalani kehidupan yang benar dan berkenan kepada-Nya sehingga hidup mereka pun akan berkenan kepada Tuhan. Orang yang percaya kepada Tuhan membuktikan kepercayaannya itu dengan melakukan apa yang dikehendaki-Nya. Bahkan, orang yang percaya kepada Tuhan berbahagia bila kehendak Allah terlaksana di dalam dirinya.

(2) Jemaat akan berbuah dalam segala pekerjaan yang baik dan bertumbuh dalam pengetahuan yang benar tentang Allah. Dengan pengetahuan tentang kehendak Allah, jemaat akan mengetahui hal-hal yang baik yang harus mereka kerjakan. Sebaliknya, dengan melakukan kehendak Tuhan, pengetahuan mereka tentang Allah pun akan semakin luas dan dalam.

(3) Jemaat akan dikuatkan dengan segala kekuatan oleh kuasa kemuliaan-Nya untuk menanggung segala sesuatu dengan tekun dan sabar. Karena mengetahui hal yang benar dan dikehendaki oleh Allah, jemaat akan berani menanggung segala persoalan dengan tekun dan sabar. Bagi mereka, melakukan kehendak Allah jauh lebih bernilai dari segala yang mereka miliki. Jemaat kuat dan berani menanggung penderitaan asalkan kehendak Allah terlaksana dalam diri mereka. Allah sendiri akan memberikan kekuatan kepada mereka untuk membantu mereka menjalani semua itu.

(4) Jemaat akan mengucap syukur dengan sukacita kepada Bapa, yang telah membuat mereka layak untuk mendapat bagian di dalam kerajaan terang. Berkat pengetahuan itu, jemaat memahami dan percaya bahwa Allah Bapa telah mengutus Putra-Nya untuk menghapus dosa manusia sehingga dipandang layak untuk menerima kebahagiaan surgawi. Kepercayaan ini akan membuat mereka bersukacita dan bersyukur kepada Bapa yang telah mengasihi mereka.

Paulus pun menyatakan kepada jemaat bahwa Allah telah melepaskan para anggota jemaat dari kuasa kegelapan. Di bawah kuasa kegelapan, manusia tidak dapat melihat jalan dan kehidupan mereka diwarnai oleh dosa. Kini mereka berada di bawah terang. Mereka dapat melihat tujuan hidup mereka – yaitu kerajaan surgawi – dan mengarahkan langkah mereka ke sana.

***

Orang yang percaya kepada Kristus harus memiliki pengetahuan tentang Dia dan yang dikehendaki-Nya. Pengetahuan itu akan menuntun mereka untuk hidup benar di hadapan Allah dan tanpa pengetahuan itu orang bisa tersesat. Karena itu, orang beriman perlu mempelajari imannya agar pengetahuan mereka tentang Allah semakin luas dan dalam.