Dipanggil, Dibenarkan, dan Dimuliakan

Jumat, 8 September 2017 – Pesta Kelahiran Santa Perawan Maria

205

Roma 8:28-30

Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah. Sebab semua orang yang dipilih-Nya dari semula, mereka juga ditentukan-Nya dari semula untuk menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya, supaya Ia, Anak-Nya itu, menjadi yang sulung di antara banyak saudara. Dan mereka yang ditentukan-Nya dari semula, mereka itu juga dipanggil-Nya. Dan mereka yang dipanggil-Nya, mereka itu juga dibenarkan-Nya. Dan mereka yang dibenarkan-Nya, mereka itu juga dimuliakan-Nya.

***

Orang beriman percaya bahwa Allah menciptakan alam semesta dan manusia yang tinggal di dalamnya. Allah Pencipta yang telah membuat semuanya menjadi ada juga merawat dan mendampingi manusia. Paulus mengajak jemaat Roma untuk melihat secara khusus bagaimana Allah bekerja dalam kehidupan orang beriman.

Ia menyatakan bahwa Allah bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi orang-orang yang mengasihi Dia. Allah tidak membiarkan orang-orang yang mengasihi-Nya hidup sendirian di dunia ini. Ia senantiasa menyertai mereka dan mengaruniakan hal-hal yang baik kepada mereka. Kenyataan ini mengingatkan jemaat agar selalu menyadari bahwa Allah senantiasa membantu mereka menjalani kehidupan di dunia ini.

Mereka yang mengasihi Allah dipanggil untuk menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya, yaitu Yesus Kristus. Anak Allah datang ke dunia untuk melakukan kehendak Bapa sampai mati di kayu salib. Seperti Kristus taat pada kehendak Bapa, demikianlah orang-orang yang mengasihi Allah dipanggil untuk taat kepada-Nya. Selayaknya mereka berlaku seperti Kristus, karena Dia telah berkurban bagi mereka. Ia menanggung hukuman yang seharusnya mereka tanggung akibat dosa mereka.

Ingat, upah dosa adalah maut (Rm. 6:23), dan Kristus telah mati di kayu salib untuk untuk menanggung hukuman yang harusnya kita tanggung. Karena hukuman atas dosa itu telah ditanggung oleh Kristus, manusia dianggap benar di hadapan Allah dan akan dimuliakan oleh Allah dalam kehidupan yang abadi.

***

Kekuasaan Allah nyata dan dialami oleh manusia. Namun, hanya orang beriman yang sanggup melihat Allah bekerja dalam kehidupan mereka. Orang beriman perlu membina relasi pribadi dengan Allah agar sanggup melihat tangan Allah yang bekerja membantu mereka. Hanya orang yang melihat Allah bekerja bagi dirinya yang dapat bersyukur kepada-Nya.