Kepekaan terhadap Karya Allah

Jumat, 1 Desember 2017 – Peringatan Wajib Beato Dionisius dan Redemptus

55

Lukas 21:29-33

Lalu Yesus mengatakan perumpamaan ini kepada mereka: “Perhatikanlah pohon ara atau pohon apa saja. Apabila kamu melihat pohon-pohon itu sudah bertunas, kamu tahu dengan sendirinya bahwa musim panas sudah dekat. Demikian juga, jika kamu melihat hal-hal itu terjadi, ketahuilah, bahwa Kerajaan Allah sudah dekat. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya angkatan ini tidak akan berlalu, sebelum semuanya terjadi. Langit dan bumi akan berlalu, tetapi perkataan-Ku tidak akan berlalu.”

***

Brownie, anjing di pastoran, baru saja melahirkan. Setelah kelima anaknya lahir, Brownie manjadi amat peka terhadap siapa saja yang mendekati anak-anaknya. Terkadang ia menggonggong ataupun mengikuti siapa saja yang berusaha mengambil anak-anaknya itu. Ia tahu kapan harus memberikan “air susu ibu” kepada mereka, juga kapan harus “menstimulus” mereka supaya dapat membuang kotoran. Demi perkembangan anak-anaknya, ia menjadi sosok yang peka.

Injil hari ini mengajak kita untuk memiliki kepekaan terhadap keberadaan Kerajaan Allah yang sudah dekat. Kerajaan Allah sudah hadir di dalam keseharian kita. Yang kita perlukan adalah kepekaan agar kita dapat mengenali kapan dan di mana Kerajaan Allah itu hadir.

Iman tidak hanya mengandalkan pemahaman, tetapi juga kepekaan dan sensitifitas kita di dalam melihat karya Allah. Kepekaan ini tidak bisa muncul secara instan, tetapi perlu diolah dan dipraktikkan. Kepekaan juga membutuhkan ruang hening supaya kita dapat melihat gerak lembut Allah yang berkarya di dalam diri dan lingkungan kita. Terkadang kesibukan dan kemalasan kitalah yang membuat kepekaan kita akan karya Allah menjadi tumpul. Saudara-saudari sekalian, marilah kita semua belajar untuk memiliki kepekaan terdapat setiap karya Allah di dalam diri kita masing-masing.