Roh Kudus Menyertai Kita

Sabtu, 16 Mei 2020 – Hari Biasa Pekan V Paskah

38

Yohanes 15:18-21

“Jikalau dunia membenci kamu, ingatlah bahwa ia telah lebih dahulu membenci Aku daripada kamu. Sekiranya kamu dari dunia, tentulah dunia mengasihi kamu sebagai miliknya. Tetapi karena kamu bukan dari dunia, melainkan Aku telah memilih kamu dari dunia, sebab itulah dunia membenci kamu. Ingatlah apa yang telah Kukatakan kepadamu: Seorang hamba tidaklah lebih tinggi daripada tuannya. Jikalau mereka telah menganiaya Aku, mereka juga akan menganiaya kamu; jikalau mereka telah menuruti firman-Ku, mereka juga akan menuruti perkataanmu. Tetapi semuanya itu akan mereka lakukan terhadap kamu karena nama-Ku, sebab mereka tidak mengenal Dia, yang telah mengutus Aku.”

***

Bacaan pertama hari ini (Kis. 16:1-10) mengisahkan perjalanan Paulus, Silas, dan Timotius saat mewartakan Injil di kawasan Asia Kecil. Mereka adalah pelayan-pelayan ulung yang senantiasa tekun dan bersikap sangat sabar. Dalam hal ini, peranan Roh Kudus sangat besar. Roh Kuduslah yang membimbing dan mengobarkan hati mereka. Demikianlah, Roh Kudus selalu menjadi penolong, penasihat, dan penunjuk jalan bagi orang-orang yang tekun menjalankan perintah Tuhan. Roh Kudus jugalah yang menguatkan dan menjaga mereka setiap saat.

Menjadi murid-murid Yesus memang tidak mudah. Dalam bacaan Injil hari ini, Yesus memberitahukan konsekuensi menjadi pengikut-Nya, yakni menghadapi kebencian, penolakan, tantangan, penganiayaan, dan bahkan kematian. Mereka akan dibenci oleh dunia, sebagaimana dunia telah melakukannya terhadap Yesus.

Namun, Yesus menguatkan dan menghibur murid-murid-Nya. Dunia melakukan itu karena tidak mengenal Allah. Yesus menguatkan para murid untuk siap dan jangan mundur. Bapa yang mengutus diri-Nya mengutus mereka juga; Dialah yang akan menjaga mereka.

Dengan demikian, kedua bacaan hari ini mengajak kita untuk bersiap bersama para rasul menghadapi berbagai tantangan dengan berani. Kita tidak perlu takut dan cemas, sebab Roh Kudus akan membimbing dan menguatkan kita.