Iman Abraham

Senin, 23 Oktober 2017 – Hari Biasa Pekan XXIX

190

Roma 4:20-25

Tetapi terhadap janji Allah ia tidak bimbang karena ketidakpercayaan, malah ia diperkuat dalam imannya dan ia memuliakan Allah, dengan penuh keyakinan, bahwa Allah berkuasa untuk melaksanakan apa yang telah Ia janjikan. Karena itu hal ini diperhitungkan kepadanya sebagai kebenaran. Kata-kata ini, yaitu “hal ini diperhitungkan kepadanya,” tidak ditulis untuk Abraham saja, tetapi ditulis juga untuk kita; sebab kepada kita pun Allah memperhitungkannya, karena kita percaya kepada Dia, yang telah membangkitkan Yesus, Tuhan kita, dari antara orang mati, yaitu Yesus, yang telah diserahkan karena pelanggaran kita dan dibangkitkan karena pembenaran kita.

***

Siapa yang bisa meragukan iman dan kesetiaan Abraham kepada Allah? Abraham adalah pribadi dalam Kitab Suci yang mempunyai karakter begitu istimewa. Kesetiaan dan ketaatannya menjadi puji-pujian bagi generasi-generasi berikutnya. Karena itulah Paulus berkata, “Terhadap janji Allah Abraham tidak bimbang karena kurang percaya, tetapi sebaliknya, ia malahan diperkuat dalam imannya dan memuliakan Allah. Ia yakin penuh bahwa Allah berkuasa melaksanakan apa yang telah dijanjikanNya.”

Di sini kita bisa melihat bagaimana Perjanjian Lama memegang peranan penting dalam perkembangan Gereja, termasuk dalam karya pelayanan dan perwartaan Paulus kepada jemaat-jemaatnya. Gereja perdana yang sedang berkembang kala itu memerlukan pilar-pilar yang kokoh sebagai dasar dan penopang tubuh Gereja. Tidak heran bahwa Paulus membaca ulang kisah ketaatan dan kesetiaan Abraham ketika ia mau berbicara soal kebenaran dan ketaatan pada janji Allah yang terungkap dalam diri Yesus Kristus.

Bagi Paulus, kesetiaan dan ketaatan Abraham menjadi pintu masuk sekaligus teladan bagi jemaat kristiani untuk mengambil sikap iman yang sama. Kesetiaan dan ketaatan Abraham menjadi kebenaran di mata Allah bagi dirinya. Dengan penafsiran yang sama, Paulus mengajak jemaat kristiani untuk memperoleh kebenaran di mata Allah, yakni dengan percaya kepada Dia yang telah membangkitkan Yesus Kristus dari kematian.