Menyadari Kehadiran Allah

Kamis, 16 November 2017 – Hari Biasa Pekan XXXII

308

Lukas 17:20-25

Atas pertanyaan orang-orang Farisi, apabila Kerajaan Allah akan datang, Yesus menjawab, kata-Nya: “Kerajaan Allah datang tanpa tanda-tanda lahiriah, juga orang tidak dapat mengatakan: Lihat, ia ada di sini atau ia ada di sana! Sebab sesungguhnya Kerajaan Allah ada di antara kamu.”

Dan Ia berkata kepada murid-murid-Nya: “Akan datang waktunya kamu ingin melihat satu dari pada hari-hari Anak Manusia itu dan kamu tidak akan melihatnya. Dan orang akan berkata kepadamu: Lihat, ia ada di sana; lihat, ia ada di sini! Jangan kamu pergi ke situ, jangan kamu ikut. Sebab sama seperti kilat memancar dari ujung langit yang satu ke ujung langit yang lain, demikian pulalah kelak halnya Anak Manusia pada hari kedatangan-Nya. Tetapi Ia harus menanggung banyak penderitaan dahulu dan ditolak oleh angkatan ini.”

***

Masyarakat sering kali dibuat cemas dan takut dengan ramalan akan datangnya hari kiamat. Memang sejumlah orang atau kelompok pernah meramalkan tentang kedatangan kiamat, bahkan sampai menyebut hari dan tanggalnya. Kenyataannya, hidup terus berjalan dan dunia masih terus ada hingga sekarang ini.

Saya justru tertarik dengan permenungan tentang “hari ini adalah hari terakhir dalam kehidupan kita.” Seorang pendamping retret pernah mengajak saya untuk merenung, “Seandainya hari ini adalah hari terakhir hidupmu, apa yang akan kamu lakukan?” Sebagai jawaban, keluarlah rentetan perbuatan baik yang ingin saya lakukan. Namun, lebih dari itu, saya disadarkan akan betapa berharganya setiap detik kehidupan saya. Saya tidak ingin melewatkannya, sebab hari ini adalah hari terakhir hidup saya. Ketika perenungan ini terus saya praktikkan, bukannya cemas dan takut yang saya rasakan. Saya justru semakin terbantu untuk menyadari kehadiran Allah sekarang ini dan di sini.

Saudara-saudari yang terkasih, Injil hari ini mengkisahkan orang-orang yang sibuk mencari dan mendiskusikan tanda-tanda tentang kehadiran Allah dan kapan Allah akan datang untuk memerintah. Namun, mereka tidak menyadari bahwa Allah sudah ada bersama dengan mereka. “Sebab sesungguhnya Kerajaan Allah ada di antara kamu.” Kalimat ini menarik untuk kita renungkan. Terkadang kita sibuk dengan tanda dan waktu, sehingga kurang peka akan kehadiran Allah. Kita tidak sadar bahwa Allah sebenarnya sudah bersama kita di sini dan sekarang ini.

Saudara-saudari yang terkasih, kepekaan dan kesadaran akan kehadiran Allah di sini dan sekarang ini adalah keutamaan yang harus dihidupi oleh para murid Yesus. Kehadiran Allah tidak selalu diiringi oleh hal-hal yang spektakuler dan megah, sebab Allah hadir juga di dalam kesederhanaan dan rutinitas hidup sehari-hari.

Sayang, banyak orang sibuk mencari tanda-tanda yang dahsyat, sibuk meramalkan hari dan tanggal kehadiran Allah, sehingga mereka tidak sadar bahwa Allah sudah hadir di antara mereka. Semoga sabda Allah hari ini semakin memperteguh dan menyakinkan kita akan kehadiran-Nya yang nyata dalam kehidupan kita sekarang ini dan di sini.