6 Kitab Kebijaksanaan

334

Hidup penuh misteri, dan hidup itu sendiri adalah misteri. Sudah sejak dahulu kala orang bertanya-tanya, mengapa dan untuk apa manusia hidup di dunia ini. Pertanyaan tersebut adalah pertanyaan klasik, sebab sudah dan akan selalu mengusik hati manusia dari masa ke masa. Pertanyaan tersebut adalah juga pertanyaan abadi, sebab jawaban pasti untuk itu tidak akan pernah ditemukan.

Dengan grafik menyerupai sebuah gunung, manusia lahir ke dunia, tumbuh berkembang menjadi dewasa, mengalami kemerosotan di usia senja, lalu mati. Demikianlah hanya satu yang bisa dipastikan menyangkut kehidupan seseorang, yakni bahwa hidup itu akan berakhir dengan kematian. Karena setiap orang pasti akan mati, apakah itu berarti manusia hidup untuk mati? Sementara itu, jalan kehidupan rupanya terjal dan penuh liku, bagaikan padang yang selalu diterpa angin, bagaikan laut yang senantiasa digoyang ombak.

Agar mampu menjalani dan mengarunginya dengan tenang, serta sampai ke tujuan dengan selamat, manusia memerlukan bekal khusus. Bekal khusus yang dimaksud tidak lain dan tidak bukan adalah kebijaksanaan.

Jarot Hadianto

SHARE