WB No. 2 (2021)

156

ARTIKEL UTAMA: TANDUK MUSA (Indra Tanureja, Pr)

Gambaran seniman Italia Michelangelo Buonarroti tentang Musa bertanduk tidak harus dipahami sebagai sesuatu yang real, karena memang tidak ada manusia yang bertanduk, apalagi sebagai olok-olok yang bernada anti-Semitik. Sebaliknya, Musa bertanduk mau menampilkan figur Musa dengan segala keagungan dan wibawanya.

ARTIKEL UTAMA: HARUN: SAUDARA MUSA DAN IMAM (Petrus Cristologus Dhogo SVD)

Salah satu tokoh yang memainkan peranan cukup penting dalam sejarah perjalanan umat Israel adalah Harun. Peranan penting yang diberikan kepadanya tidaklah serta-merta membuatnya sebagai seorang yang amat setia, baik kepada Tuhan maupun kepada Musa. Dia menunjukkan dirinya apa adanya.

ARTIKEL UTAMA: MIRYAM (Madalena Marseli)

Miryam, perempuan yang lurus dan benar, menjadi model kepemimpinan perempuan di Perjanjian Lama dengan mengambil bagian dalam kehidupan dan pembebasan umat Israel dari perbudakan. Ia diingat dari generasi ke generasi sebagai nabiah, baik dari segi positif maupun negatif.

ARTIKEL UTAMA: DUET PEMBEBASAN: TUHAN & PARA PEREMPUAN (Hortensius F. Mandaru)

Eksodus atau keluaran dari Mesir sering kali terlalu menjadi cerita Allah bersama para pria perkasa. Padahal, Allah juga melibatkan banyak perempuan hebat. Mereka tidak kalah perkasa dari para pria. Tanpa mereka, pembebasan pasti terkena banyak kendala.

APA KATA KITAB SUCI: PANGGILAN MENJADI MURID DAN RASUL YESUS DALAM NARASI MARKUS 2 (Alfons Jehadut)

Yesus yang naik ke sebuah bukit mengingatkan kita kepada Musa yang naik ke Gunung Sinai untuk menerima dan meneruskan Sepuluh Perintah Allah. Namun, berbeda dengan Musa, Yesus naik ke bukit bukan untuk menerima dan meneruskan Sepuluh Perintah Allah, melainkan untuk memanggil orang-orang yang dikehendaki-Nya.