Debu Tanah dan Napas Hidup

Eco Lectio Divina 13

29

TUHAN Allah membentuk manusia dari debu tanah, dan mengembuskan napas hidup ke dalam hidungnya. Demikianlah manusia itu menjadi makhluk hidup.  TUHAN Allah membuat taman di Eden, di timur. Di sanalah Ia menempatkan manusia yang dibentuk-Nya. Lalu TUHAN Allah menumbuhkan dari tanah berbagai pohon yang menarik dan baik untuk dimakan buahnya (Kej. 2:7-9).

***

Manusia unik sebagai gambar Allah, tetapi pada saat yang sama sangat dekat dengan semua makhluk hidup lainnya di bumi: Sama-sama dibentuk dari debu tanah, sama-sama diembusi napas hidup ke dalam paru-parunya, dan sama-sama ditempatkan dalam taman hutan raya yang menyediakan makanan bagi semua.

Keberadaan manusia dan semua makhluk terjalin satu sama lain, sama-sama bergantung pada tanah yang menghasilkan dan udara yang menyehatkan.

***

Marilah berdoa:

Terpujilah Engkau, Tuhan, sebab dari debu tanah yang sama Engkau mengadakan manusia dan semua makhluk hidup lain, yang boleh hidup karena Engkau mengirim roh-Mu.

Tolonglah kami untuk menjaga ikatan kami sebagai satu keluarga besar yang saling terkait dengan senantiasa saling berbagi. Amin.