Rantepao – Bulan September adalah bulan yang dijadikan sebagai bulan Kitab Suci. Pada bulan ini, secara khusus umat beriman Katolik diajak berkumpul untuk membaca, mempelajari, dan merenungkan Kitab Suci sebagai buku iman yang menuntun pada terang keselamatan sejati, yaitu Yesus Kristus.
Di Keuskupan Agung Makassar (KAMS), kegiatan Bulan Kitab Suci Nasional (BKSN) 2026 dilaksanakan di berbagai kevikepan pada bulan Agustus dengan agenda pembekalan bagi para pewarta sabda, pengantar (mereka yang memimpin ibadat sabda pada hari Minggu di Gereja stasi), prodiakon, dan umat beriman. Harapannya, mereka yang ikut kegiatan ini bisa melanjutkan misi mewartakan sabda Allah di paroki, stasi, lingkungan, rukun, komunitas, dan unit kategorial. Dengan demikian, pada bulan September, sabda Allah serentak bisa diwartakan selama empat pekan di paroki-paroki dan kuasi paroki yang ada di Keuskupan Agung Makassar.

Kevikepan Toraja mengadakan pembekalan BKSN 2026 di aula Kampus STIKPAR Rantepao, Toraja Utara, pada Sabtu, 22 Agustus 2026. Pematerinya RD. Dr. Agustinus Sem Porak Tangkeliku (Ketua STIKPAR Rantepao) dan RD. Ayus Ratrigis (Komisi Evangelisasi KAMS). Tema BKSN 2026 adalah Yesus Guru yang Penuh Kuasa: Wajah Yesus dalam Injil Matius.
Hadir dalam pembekalan ini Pastor Vikep Toraja, RD. Bartolomeus Pararak, para pastor, suster, pengantar, prodiakon, pewarta sabda, anggota Komunitas Mari Baca Alkitab (MBA) Kevikepan Toraja, dan umat beriman. Jumlah peserta yang hadir sebanyak 240 orang yang berasal dari 13 paroki dan 2 kuasi paroki yang ada di Kevikepan Toraja. Kegiatan berlangsung dari pukul 08:00-16:30 WITA, dan ditutup dengan misa kudus yang dipimpin oleh Pastor Vikep Toraja didampingi Pastor Ayus Ratrigis.

Kegiatan berjalan lancar dan menarik karena dibawakan dengan santai namun serius serta banyak jokes oleh RD. Agustinus Sem Porak Tangkeliku. Melalui berbagai contoh kecil yang sederhana namun mengundang derai tawa, materi-materi dalam Kitab Suci, khususnya figur Yesus Kristus dalam Injil Matius, disampaikan dengan menarik dan inspiratif. Sementara itu, RD. Ayus Ratrigis dengan spesialisasi bidang katekese membawakan materi BKSN 2026 sambil memperkenalkan metode katekese yang ringkas namun efektif kepada para peserta. Semoga lewat pembekalan ini, para peserta dengan penuh sukacita dan semangat yang berkobar kembali ke tempat masing-masing dan melanjutkannya dengan pewartaan sabda Allah dalam komunitas basis selama empat minggu berturut-turut di bulan September 2026.

Kegiatan pembekalan BKSN 2026 ini bisa terselenggara dengan baik berkat kerja keras yang tulus dari panitia BKSN 2026 yang dimotori oleh Ibu Natalia Panggelo, Bapak Kornelius Dualembang, Bapak Viktor Paerunan, dan semua anggota Komunitas MBA Kevikepan Toraja. Bantuan dari dana APP KAMS, pastor paroki, konstribusi peserta, dan donatur membantu kelancaran kegiatan ini.
Sungguh menggembirakan bisa berkumpul dalam semangat persaudaraan, mendapatkan pencerahan sabda Allah, serta menemukan semangat sukacita dan kesiapan untuk diutus kembali ke tempat masing-masing menjadi pewarta sabda Allah sendiri. Ungkapan indah dari penginjil Matius senantiasa bergema di tengah-tengah umat beriman, sekaligus menjadi kekuatan dan harapan bersama, “Di mana dua atau tiga orang berkumpul dalam nama-Ku, di situ Aku ada di tengah-tengah mereka” (Mat. 18:20). Semoga sabda Allah senantiasa menjadi pelita yang terus menyala dalam penziarahan kehidupan bersama ini. Selamat menjalani BKSN 2026!***(RD. Aidan Putra Sidik, Penanggung Jawab Komunitas MBA KAMS)










