Mewartakan Injil kepada Segala Makhluk

Sabtu, 10 April 2021 – Hari Sabtu dalam Oktaf Paskah

125

Markus 16:9-15

Setelah Yesus bangkit pagi-pagi pada hari pertama minggu itu, Ia mula-mula menampakkan diri-Nya kepada Maria Magdalena. Darinya Yesus pernah mengusir tujuh setan. Lalu perempuan itu pergi memberitahukannya kepada mereka yang selalu mengiringi Yesus, dan yang pada waktu itu sedang berkabung dan menangis. Tetapi ketika mereka mendengar, bahwa Yesus hidup dan telah dilihat olehnya, mereka tidak percaya.

Sesudah itu Ia menampakkan diri dalam rupa yang lain kepada dua orang dari mereka, ketika keduanya dalam perjalanan ke luar kota. Lalu kembalilah mereka dan memberitahukannya kepada teman-teman yang lain, tetapi kepada mereka pun teman-teman itu tidak percaya.

Akhirnya Ia menampakkan diri kepada kesebelas orang itu ketika mereka sedang makan, dan Ia mencela ketidakpercayaan dan kedegilan hati mereka, oleh karena mereka tidak percaya kepada orang-orang yang telah melihat Dia sesudah kebangkitan-Nya. Lalu Ia berkata kepada mereka: “Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk.”

***

Dalam bacaan pertama (Kis. 4:13-21), sidang pengadilan terhadap Petrus dan Yohanes tidak berhasil menemukan kesalahan mereka. Karena itu, keduanya lalu dilepaskan, tetapi disertai dengan larangan agar tidak lagi berbicara atau mengajar dalam nama Yesus. Petrus dan Yohanes tidak mengindahkan larangan itu. Mereka justru semakin berani untuk mewartakan tentang Dia. Satu-satunya alasan mereka untuk tetap mewartakan Kristus tanpa kompromi adalah ketaatan iman kepada-Nya. Karena itulah Tuhan selalu menunjukkan jalan-Nya dan memberkati pewartaan mereka.

Sementara itu, bacaan Injil hari ini menampilkan kembali kisah-kisah penampakan Yesus yang bangkit. Namun, ada satu poin istimewa yang muncul hari ini, yakni tugas pengutusan dari Yesus kepada para murid untuk pergi ke seluruh dunia dalam rangka mewartakan Injil kepada segala makhluk. Yesus dengan ini mengutus murid-murid-Nya agar setelah mengalami kebangkitan-Nya pergi mewartakan kebaikan dan kabar sukacita Injil kepada siapa pun dan apa pun. Dalam arti yang lebih luas, perintah ini ditujukan pula kepada setiap orang yang mengimani Kristus. Mengenal dan mengimani Kristus selalu berarti pula menyandang tugas untuk mewartakan Injil ke seluruh dunia kapan pun dan di mana pun mereka berada.