Diundang Menjadi Saksi

Kamis, 18 Mei 2023 – Hari Raya Kenaikan Tuhan

68

Matius 28:16-20

Dan kesebelas murid itu berangkat ke Galilea, ke bukit yang telah ditunjukkan Yesus kepada mereka. Ketika melihat Dia mereka menyembah-Nya, tetapi beberapa orang ragu-ragu. Yesus mendekati mereka dan berkata: “Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di surga dan di bumi. Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.”

***

Janji keselamatan kepada manusia dipenuhi Allah. Hari ini, pada Hari Raya Kenaikan Tuhan, kepada kita ditegaskan bahwa iman tidaklah sia-sia. Perjuangan para murid untuk terus bersama Yesus mendapatkan kepenuhannya. Keraguan, kekecewaan, dan keputusasaan mereka seketika lenyap oleh peneguhan dari Yesus, penguasa atas surga dan bumi, bahwa Ia akan menyertai mereka sampai akhir.

Ketika berhadapan dengan pengalaman pahit dalam hidup, keyakinan kita kepada Allah acapkali menurun. Kita bertanya-tanya: Mengapa kita yang sudah melayani-Nya dengan tulus malah dihampiri oleh kesulitan, sakit, dan penderitaan? Ketidakmengertian kita akan Dia menjadikan kita pesimis dalam hidup dan mudah terombang-ambing. Perayaan kenaikan Yesus ke surga kiranya dapat menjadi jawaban akan kegelisan hati tersebut. Semoga dengan ini, kita menjadi semakin yakin akan janji keselamatan Allah, bahwa kita yang percaya pada Yesus yang bangkit akan memperoleh pengampunan dosa dan keselamatan.

Pengalaman perjumpaan dengan Yesus yang bangkit dan bahwa mereka menjadi saksi kenaikan-Nya ke surga benar-benar menyegarkan iman para rasul. Pengalaman itu membuat mereka menjadi berani. Yesus mengutus para rasul untuk menjadi saksi-saksi bagi-Nya di Yerusalem sampai ke seluruh bumi. Mereka diberi-Nya kuasa untuk mengajar dan mewartakan Injil.

Belajar dari para rasul, kita diajak untuk menyadari bahwa pengalaman perjumpaan dengan Yesus tidak boleh berhenti pada kekaguman dan keterpesonaan semata. Kita harus tergerak untuk bersaksi bahwa Yesus adalah Tuhan, bahwa Ia telah bangkit mengalahkan maut, dan bahwa Ia telah naik ke surga dengan mulia. Yesus benar-benar harus menjadi andalan hidup setiap insan. Bersediakah kita menjadi saksi-saksi Yesus bagi masyarakat sekitar kita sekarang?