Menjadi Terang yang Menuntun Umat di Tengah Kebisingan Dunia Maya

Pertemuan Delegatus Kitab Suci Regio Nusra untuk Menyusun Bahan BKSN 2026

58

Denpasar – Delegatus Kitab Suci Keuskupan se-Regio Nusra berkumpul di Catholic Center Keuskupan Denpasar dalam rangka menyusun bahan Bulan Kitab Suci Nasional (BKSN) 2026. Misa pembukaan dipimpin oleh Uskup Denpasar yang juga Delegatus Kitab Suci KWI Mgr. Silvester San, didampingi oleh Koordinator Delkit Regio Nusra RD. John Pilis dan Ketua Komisi Kitab Suci Keuskupan Denpasar RD. Maximus Agustinus Soge. Dalam kesempatan ini, Bapak Uskup juga sekaligus membuka secara resmi pertemuan yang berlangsung selama empat hari ini, yakni tanggal 23-26 April 2026.

Misa Pembukaan

Dalam sambutannya, Mgr. Silvester San berharap bahwa dalam penyusunan bahan BKSN, para peserta dituntut untuk tidak hanya menyusun bahan yang mendalam secara teologis, tetapi juga yang kreatif dan komunikatif agar mampu menyapa generasi digital.

Ditegaskan oleh Bapak Uskup, di tengah arus globalisasi dan pesatnya era digital saat ini, karya Kerasulan Kitab Suci menghadapi tantangan besar, namun sekaligus peluang yang besar pula. Di dunia yang penuh dengan banjir informasi dan disrupsi nilai, sabda Tuhan harus hadir sebagai kompas yang tetap relevan dan mudah diakses.

“Kerasulan Kitab Suci harus berani melangkah melampaui batas-batas kertas, menjadi terang yang menuntun umat di tengah kebisingan dunia maya,” demikian kata Bapak Uskup, seraya mengapresiasi tema yang diangkat dalam BKSN 2026, yakni Yesus Guru yang Penuh Kuasa: Wajah Yesus dalam Injil Matius. Tema ini menurut Mgr. San sangat menarik karena menjadi jangkar yang kuat bagi umat dan Gereja.

“Kita ingin agar bahan BKSN nanti mampu mengantar umat untuk tidak hanya mengenal Yesus secara intelektual, tetapi juga sungguh mengalami kewibawaan sabda-Nya yang memberikan kepastian di tengah ketidakpastian zaman,” imbuh Mgr. San.

Sambutan dari Mgr. Silvester San

Selama beberapa hari pertemuan, para peserta akan mambahas, mendalami, dan merumuskan bahan BKSN 2026 di bawah tema besar Yesus Guru yang Penuh Kuasa: Wajah Yesus dalam Injil Matius. Namun, sebelum masuk ke dalam pembahasan terkait tema tersebut, kegiatan akan dimulai terlebih dahulu dengan orientasi, lalu dilanjutkan dengan laporan dan evaluasi kegiatan Kerasulan Kitab Suci (KKS) dari masing-masing keuskupan.

Laporan dan evaluasi kegiatan Kerasulan Kitab Suci

Di sela-sela pertemuan ini, salah satu agenda yang juga melibatkan seluruh peserta adalah Hari Studi Kitab Suci di Paroki Katedral Denpasar bersama umat paroki Katedral dan utusan umat dari beberapa paroki lainnya.

Laporan dan evaluasi kegiatan Kerasulan Kitab Suci

Pertemuan Delegatus Kitab Suci ini dihadiri lengkap oleh sembilan keuskupan dari Regio Nusra, yaitu Keuskupan Agung Kupang, Keuskupan Agung Ende, Keuskupan Maumere, Keuskupan Larantuka, Keuskupan Atambua, Keuskupan Weetebula, Keuskupan Ruteng, Keuskupan Labuan Bajo, dan Keuskupan Denpasar. Hadir pula utusan Komisi Kitab Suci Kongregasi SVD dari Provinsi Ende, Provinsi Ruteng, dan Provinsi Timor.***(Hironimus Adil, Komsos Keuskupan Denpasar)