Terang Dunia

Rabu, 29 April 2026 – Peringatan Wajib Santa Katarina dari Siena

5

Yohanes 12:44-50

Tetapi Yesus berseru kata-Nya: “Barangsiapa percaya kepada-Ku, ia bukan percaya kepada-Ku, tetapi kepada Dia, yang telah mengutus Aku; dan barangsiapa melihat Aku, ia melihat Dia, yang telah mengutus Aku. Aku telah datang ke dalam dunia sebagai terang, supaya setiap orang yang percaya kepada-Ku, jangan tinggal di dalam kegelapan. Dan jikalau seorang mendengar perkataan-Ku, tetapi tidak melakukannya, Aku tidak menjadi hakimnya, sebab Aku datang bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya. Barangsiapa menolak Aku, dan tidak menerima perkataan-Ku, ia sudah ada hakimnya, yaitu firman yang telah Kukatakan, itulah yang akan menjadi hakimnya pada akhir zaman. Sebab Aku berkata-kata bukan dari diri-Ku sendiri, tetapi Bapa, yang mengutus Aku, Dialah yang memerintahkan Aku untuk mengatakan apa yang harus Aku katakan dan Aku sampaikan. Dan Aku tahu, bahwa perintah-Nya itu adalah hidup yang kekal. Jadi apa yang Aku katakan, Aku menyampaikannya sebagaimana yang difirmankan oleh Bapa kepada-Ku.”

***

Terang atau cahaya membuat manusia dapat melihat di tengah kegelapan malam. Terang menjadi kebutuhan penting manusia. Itu sebabnya sekarang banyak pedagang menjual macam-macam lampu darurat yang sangat berguna saat listrik padam. Pelbagai model lampu emergensi dengan harga yang bervariasi dijual di toko-toko. Terang membantu manusia bekerja, bertahan hidup, beradaptasi, serta menyelamatkan manusia dari macam-macam bahaya. Terang sangat berguna bagi kehidupan manusia.

Yesus hari ini menegaskan hubungan-Nya dengan Bapa, dan bahwa Bapalah yang mengutus-Nya ke dalam dunia. Orang yang melihat Putra berarti melihat Bapa. Sama seperti seorang utusan menjadi tanda kehadiran yang mengutus, demikian juga orang yang melihat, menerima, dan percaya kepada yang diutus berarti percaya kepada yang mengutus, yaitu Bapa.

Yesus diutus Bapa ke dalam dunia sebagai terang supaya orang yang percaya kepada-Nya tidak lagi tinggal dalam kegelapan. Yohanes memandang dunia sebagai simbol kegelapan, tempat kejahatan bersemayam, sehingga Yesus datang ke dunia sebagai terang yang menghalau kegelapan itu. Orang-orang yang percaya kepada-Nya, yang menerima Dia sebagai terang, akan terlepas dari kegelapan, bebas dari kuasa jahat, dan menjadi anak-anak terang.

Kegelapan membuat orang tidak melihat Allah dan karya-karya kasih-Nya. Orang yang tidak menerima Sang Terang akan tinggal dalam kuasa kegelapan, kuasa kejahatan, atau kuasa dosa. Yesus menegaskan juga bahwa mereka yang tidak percaya atau yang tidak menerima terang tidak akan dihakimi-Nya. Yesus datang bukan untuk menghakimi, tetapi untuk menerangi agar orang sadar akan keberdosaannya dan mengikuti Sang Terang kembali ke jalan Allah. Mereka akan dihakimi oleh Bapa, oleh sabda yang telah disampaikan Yesus. Mereka akan terpisah dari Allah, terpisah dari keselamatan.

Orang yang menerima Sang Terang akan selamat dan memperoleh hidup yang kekal. Mereka telah berada di jalan yang benar, serta jauh dari kejahatan dan dosa. Yesus tidak menghakimi kita yang berdosa dan tinggal dalam kegelapan, tetapi Dia menuntun kita kepada keselamatan. Perbuatan-perbuatan kegelapan sering membuat kita tidak mampu melihat karya Allah dan percaya pada-Nya. Membiarkan diri dituntun oleh Sang Terang adalah pilihan yang benar untuk memperoleh keselamatan dan hidup kekal. Anak-anak terang memilih untuk melaksanakan perintah-perintah Yesus yang merupakan pedoman arah menuju keselamatan. Terimalah Sang Terang dan jadilah terang yang menuntun sesama pada Allah.