Yesus Guru yang Penuh Kuasa

75 Fasilitator Kitab Suci Ikuti Pembekalan BKSN 2026

54

PONTIANAK – Sebanyak 75 peserta dari berbagai paroki di Keuskupan Agung Pontianak mengikuti kegiatan Pembekalan Para Fasilitator Kitab Suci dan Sosialisasi Bulan Kitab Suci Nasional (BKSN) 2026 yang berlangsung di Wisma Immaculata Pontianak pada tanggal 19-21 Juni 2026.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Komisi Kitab Suci Keuskupan Agung Pontianak ini bertujuan membekali para fasilitator agar mereka semakin siap mendampingi umat dalam pendalaman Kitab Suci, sekaligus memahami tema BKSN 2026, yaitu Yesus Guru yang Penuh Kuasa.

Rangkaian kegiatan diawali dengan perayaan Ekaristi yang dipimpin oleh Ketua Komisi Kitab Suci Keuskupan Agung Pontianak, RP. Gregorius Eddy CP. Setelah itu, para peserta mengikuti sesi pengantar Injil Matius yang menjadi dasar BKSN tahun ini. Dalam materi yang disampaikan, mereka diajak semakin mengenal Yesus sebagai Guru yang mengajar dengan penuh kuasa, menghadirkan kasih Allah, serta mengubah kehidupan banyak orang melalui sabda dan tindakan-Nya. Pendalaman tersebut menjadi bekal penting bagi para fasilitator yang nantinya akan mendampingi umat di paroki masing-masing selama BKSN.

Memasuki hari kedua, kegiatan diawali dengan perayaan Ekaristi pagi, dilanjutkan dengan pendalaman materi-materi BKSN 2026. Berbagai metode pembelajaran digunakan agar para peserta terlibat aktif, mulai dari mendengarkan pemaparan pemateri, tanya jawab, diskusi kelompok, sharing pengalaman, dinamika kelompok, hingga presentasi hasil diskusi.

Suasana pembelajaran berlangsung hidup dan penuh antusiasme. Para peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan dan pemahaman baru tentang pengajaran Yesus dalam Injil Matius,  tetapi mereka juga saling berbagi pengalaman karya kerasulan Kitab Suci dari paroki masing-masing. Kreativitas mereka tampak melalui berbagai penampilan dan presentasi kelompok yang semakin mempererat kebersamaan selama kegiatan berlangsung.

Hari terakhir diawali dengan perayaan Ekaristi di Gereja Katedral Santo Yosep Pontianak. Setelah itu, para peserta melakukan refleksi bersama atas seluruh proses pembelajaran yang telah dijalani selama tiga hari. Dalam sesi diskusi, mereka diajak melihat peluang kolaborasi antara fasilitator Kitab Suci dan pegiat Komunikasi Sosial (Komsos) dalam karya pewartaan Gereja. Berangkat dari tema Pertemuan Komsos Nasional XIII, Menjaga Suara dan Wajah Manusia, mereka merefleksikan bagaimana media komunikasi dapat menjadi sarana untuk menyuarakan sabda Tuhan, untuk menghadirkan suara mereka yang sering tidak terdengar, serta memperlihatkan wajah kasih Allah dan wajah yang membutuhkan perhatian dan kepedulian.

Refleksi tersebut sejalan dengan tema BKSN 2026, yakni Yesus Guru yang Penuh Kuasa. Kuasa Yesus hadir melalui sabda yang mengajar, menyentuh hati, dan mengubah hidup. Karena itu, pewartaan pada masa kini tidak hanya dilakukan melalui perjumpaan langsung, tetapi juga melalui berbagai sarana komunikasi yang digunakan secara bijaksana, kreatif, dan bertanggung jawab.

Melalui pembekalan ini, para peserta diharapkan semakin diteguhkan dalam panggilan sebagai fasilitator Kitab Suci yang mampu menghadirkan sabda Allah secara relevan di tengah kehidupan umat. Dengan semangat kolaborasi dan pelayanan, mereka diutus untuk menjadi pewarta yang membantu semakin banyak orang mengalami perjumpaan dengan Yesus Kristus, Guru yang Penuh Kuasa.***(Riki Ricardo)