Aku Dibaptis, Aku Diselamatkan, Aku Mendengarkan Firman Tuhan

Sabtu, 13 Oktober 2018 – Hari Biasa Pekan XXVII  

88

Lukas 11:27-28

Ketika Yesus masih berbicara, berserulah seorang perempuan dari antara orang banyak dan berkata kepada-Nya: “Berbahagialah ibu yang telah mengandung Engkau dan susu yang telah menyusui Engkau.” Tetapi Ia berkata: “Yang berbahagia ialah mereka yang mendengarkan firman Allah dan yang memeliharanya.”

***

Yesus kali ini mengajarkan tentang ukuran kebahagiaan bagi manusia. Ia menyatakan, “Yang berbahagia ialah mereka yang mendengarkan firman Allah dan memeliharanya.” Sabda Tuhan adalah pelita dan penuntun bagi setiap langkah kehidupan kita. Sabda Tuhan penuh daya. Karena itu, sebagai orang yang beriman kepada Kristus, meluangkan waktu untuk makin akrab dan cinta akan sabda Tuhan adalah suatu prioritas.

Melalui sabda Tuhan, kita merasakan penghiburan tatkala sedih, menemukan jalan keluar di kala terjadi kebuntuan dalam hidup, serta merasakan daya yang baru ketika hidup kita lesu dan terpuruk. Sabda Tuhan akan memberi kita keberanian untuk bersaksi meskipun kita ini lemah dan tidak berdaya.

Kecintaan akan sabda Tuhan mengalir pula berkat kesadaran akan martabat kita sebagai anak-anak Allah yang diselamatkan berkat baptisan. Aku dibaptis, maka aku diselamatkan; aku diselamatkan, maka aku mendengarkan firman-Nya. Demikianlah baptisan menghidupkan kita dan menjadikan iman kita bertumbuh, berkembang, dan berbuah.

Namun, sejumlah orang Katolik ternyata masih takut-takut akan Kitab Suci, takut-takut untuk membacanya, takut-takut untuk mencintai dan menimba dayanya. Mengapa terjadi demikian? Akankah kita akan terkungkung dalam situasi tersebut untuk seterusnya? Semoga tidak. Keadaan akan berubah jika kita sadar akan kedahsyatan firman Tuhan.

Karena itu, dalam kesempatan ini, marilah kita bersyukur sebab sekarang ini semakin banyak orang Katolik yang tekun membaca dan mendalami Kitab Suci. Kitab Suci telah menjadi santapan rohani setiap hari. Bagi yang belum sampai ke situ, saya ingin mengajak kita semua untuk mulai meluangkan waktu membaca dan mencintai firman Tuhan. Bacalah Kitab Suci setiap hari dan temukan daya rohaninya. Temukan dan rasakan pula janji keselamatan Allah dalam firman-Nya.